Jajaran Polsek Danau Panggang terus meningkatkan kewaspadaan terkait kondisi hidrometeorologi yang melanda wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Pada Minggu pagi (25/01/2026), personel Polsek Danau Panggang melaksanakan pemantauan dan monitoring langsung terhadap perkembangan debit air sungai di wilayah hukum mereka guna memastikan keselamatan warga yang bermukim di daerah rawan banjir.
Kegiatan monitoring yang dilakukan sejak pukul 10.00 hingga 11.00 WITA ini difokuskan pada titik pantau strategis, yakni Pintu Air Desa Sungai Namang. Berdasarkan hasil pengukuran di lapangan, ketinggian air saat ini terpantau berada pada angka 3,5 meter. Meskipun angka tersebut masih tergolong tinggi, terdapat kabar baik di mana air mengalami penurunan setinggi 4 cm dibandingkan pengukuran sebelumnya yang sempat mencapai angka 3,9 meter.
Meski tren air menunjukkan penurunan, personel Polsek Danau Panggang tidak menurunkan tingkat kesiapsiagaan. Petugas di lapangan secara aktif menyambangi pemukiman warga, terutama yang berada di bantaran sungai, untuk memberikan imbauan kamtibmas. Masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap potensi banjir kiriman yang bisa datang sewaktu-waktu apabila curah hujan di daerah hulu kembali meningkat.

Salah satu poin penting dalam sosialisasi tersebut adalah larangan keras bagi anak-anak untuk bermain di pinggir sungai atau di area genangan air yang dalam. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir risiko kecelakaan air, seperti hanyut atau tenggelam, yang kerap terjadi saat kondisi debit air sungai sedang tinggi. Selain itu, petugas juga melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah desa setempat agar alur informasi mengenai kondisi debit air dapat tersampaikan secara cepat dan akurat kepada seluruh warga.
Sebagai langkah antisipasi darurat, Polsek Danau Panggang juga telah menyiagakan dukungan peralatan penanganan korban banjir di Mapolsek. Sarana evakuasi sederhana namun krusial seperti ban dalam yang dimodifikasi sebagai pelampung, tali temali, hingga sepatu bot telah dipersiapkan agar dapat dimobilisasi dengan cepat apabila ada warga yang membutuhkan pertolongan segera.
Kapolres HSU, AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur, memberikan pernyataan resmi terkait kesiapan jajarannya dalam menghadapi bencana musiman ini. Beliau menegaskan bahwa seluruh Polsek jajaran, khususnya yang wilayahnya dilintasi aliran sungai besar, wajib melakukan monitoring secara berkala.
“Bapak Kapolres AKBP Agus Nuryanto memberikan perhatian khusus terhadap wilayah Danau Panggang mengingat letak geografisnya yang rendah. Melalui IPTU Asep Hudzainur, beliau menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat agar tidak lengah meskipun air terpantau mulai surut. Polri hadir bukan hanya untuk memantau, tetapi juga memastikan alat keselamatan siap sedia. Kami mengimbau warga untuk segera mengamankan dokumen penting dan barang elektronik ke tempat yang lebih tinggi jika tanda-tanda air naik kembali mulai terlihat,” ungkap Kasi Humas Polres HSU.
Kegiatan monitoring ini akan terus dilaksanakan secara rutin setiap harinya guna memberikan data terbaru bagi instansi terkait dan masyarakat luas. Hingga berita ini diturunkan, situasi kamtibmas di wilayah Danau Panggang tetap kondusif, dan fasilitas pelayanan umum masih terpantau aman meskipun akses di beberapa titik pemukiman mulai tergenang air luapan sungai.
