Kepolisian Sektor (Polsek) Amuntai Utara terus memperkuat sinergi dengan masyarakat guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga. Pada Jumat pagi (30/01/2026), personel Polsek Amuntai Utara melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa patroli dialogis dan sambang di Desa Tayur, Kecamatan Amuntai Utara.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WITA ini dilaksanakan oleh empat personel, yakni Aipda M. Rafi’i, Aipda Djayeng, Brigadir Syaiful Firdaus, dan Bripda Dio Bastanta. Dengan menggunakan unit kendaraan roda empat (R4) dinas, tim patroli bergerak menyisir pemukiman warga untuk berdialog langsung dan memantau situasi kewilayahan.
Selain bertujuan untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi kepolisian untuk mendengarkan langsung informasi atau keluhan terkait Kamtibmas dari warga setempat.
Kapolsek Amuntai Utara menekankan bahwa KRYD yang mengedepankan sisi dialogis merupakan kunci utama dalam membangun fondasi keamanan yang berbasis pada kemitraan antara Polri dan masyarakat.
“Melalui patroli sambang di Desa Tayur ini, kami ingin memastikan bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman. Program KRYD ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan upaya transformasi Polri yang Presisi untuk memantapkan pemeliharaan Kamtibmas di wilayah hukum Amuntai Utara. Kami terus mendorong personel untuk proaktif melakukan pendekatan kepada warga agar deteksi dini terhadap potensi kejahatan bisa dilakukan secara optimal.”
“Keamanan adalah milik kita bersama. Dengan terbangunnya komunikasi yang baik dan kepercayaan (trust building) antara Polri dan warga Desa Tayur, kami yakin stabilitas keamanan di Kecamatan Amuntai Utara akan tetap kondusif. Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah bersikap kooperatif dan terus menjaga kewaspadaan di lingkungan masing-masing,” tegas Kapolsek Amuntai Utara.
Hingga kegiatan berakhir, situasi di Desa Tayur dan sekitarnya terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya potensi gangguan keamanan yang menonjol, dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas mereka dengan tenang.
