Persiapan menyambut musim haji Tahun 1447 H/2026 M mulai dimatangkan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Bertempat di Masjid Agung At-Taqwa Amuntai, Kelurahan Murung Sari, dilaksanakan Pembukaan Kegiatan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten, Rabu pagi (11/02/2026).
Acara yang dimulai pukul 08.30 WITA ini dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, di antaranya Ketua DPRD HSU H. Fadillah, S.M., Bupati HSU yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan, dan SDM Drs. Taberani, M.AP, Kepala Kantor Kemenag HSU Dr. H. Hapizi, S.Ag., MM.Pd, Ketua MUI HSU KH. Said Masrawan, Lc., serta Kasat Binmas Polres HSU AKP Syaifullah, S.H. yang mewakili Kapolres HSU.
Kepala Kantor Kemenag HSU, Dr. H. Hapizi, dalam laporannya menyampaikan bahwa bimbingan manasik tahun ini diikuti oleh 504 orang calon jemaah haji reguler. Dari total tersebut, sebanyak 491 orang telah resmi melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahap II, sementara sisanya berstatus cadangan dan tunda.


Maksud utama dari bimbingan teknis ini adalah untuk membekali jemaah agar memiliki pemahaman mendalam mengenai tata cara ibadah yang sah, sekaligus menanamkan kedisiplinan dalam mentaati arahan petugas haji selama berada di tanah suci guna menghindari hal-hal yang dapat membatalkan syarat sah haji.
Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Binmas AKP Syaifullah, S.H., menyampaikan dukungan penuh kepolisian terhadap kelancaran seluruh tahapan persiapan haji bagi warga HSU.
“Bapak Kapolres HSU sangat mengapresiasi terlaksananya bimbingan manasik terintegrasi ini. Kehadiran Polri dalam kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk pengamanan, tetapi juga dukungan moral bagi para calon jemaah. Kami berharap melalui bimbingan yang komprehensif, para jemaah dapat menjadi jemaah yang mandiri, tertib, dan mampu menjaga kesehatan fisik maupun mentalnya. Sinergitas antara instansi terkait diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada jemaah sejak masa bimbingan hingga keberangkatan nanti,” ujar AKP Syaifullah.
Beliau juga berpesan agar para jemaah tetap waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan penyelenggara haji.
“Pimpinan berpesan agar seluruh jemaah fokus pada materi yang diberikan oleh narasumber, baik dari sisi kebijakan teknis maupun pelayanan kesehatan. Polres HSU yang Hebat, Sigap, dan Unggul berkomitmen untuk terus mengawal setiap agenda kemasyarakatan yang menyangkut kepentingan orang banyak demi terwujudnya pelayanan yang profesional dan bermartabat,” pungkasnya.
Setelah pembukaan di tingkat kabupaten, para calon jemaah akan melanjutkan bimbingan teknis di tingkat kecamatan masing-masing selama empat hari (Kamis hingga Minggu). Materi yang akan diberikan meliputi persiapan kedatangan, materi pasca-haji, hingga sesi praktik manasik secara langsung.
