Amuntai – Polsek Babirik terus mendukung program ketahanan pangan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai akses permodalan dan informasi harga jagung pakan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Tabel Rafaksi dan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank BRI Unit Amuntai di Desa Babirik Hilir, Kecamatan Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Jumat (9/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WITA tersebut dilaksanakan oleh Kapolsek Babirik yang diwakili Brigpol M. Arvin P. Siregar, S.Kom. Sosialisasi ini diikuti masyarakat Desa Sungai Luang Hilir, khususnya untuk memberikan pemahaman mengenai peluang pembiayaan dan informasi yang berkaitan dengan pemasaran hasil pertanian jagung pakan.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai salah satu alternatif pembiayaan bagi pelaku usaha, termasuk petani yang ingin mengembangkan budidaya jagung pakan. Informasi mengenai tahapan dan tata cara pengajuan KUR diharapkan dapat membantu masyarakat memahami persyaratan yang perlu dipersiapkan sebelum mengajukan pembiayaan kepada pihak bank.
Akses permodalan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam memulai maupun mengembangkan usaha pertanian. Melalui pemanfaatan pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan, petani diharapkan dapat merencanakan kegiatan budidaya secara lebih terarah, termasuk dalam memenuhi kebutuhan benih, pupuk, serta sarana produksi lainnya.
Selain membahas permodalan, petugas juga menyampaikan pentingnya memahami Tabel Rafaksi jagung pakan. Tabel tersebut menjadi acuan untuk mengetahui penyesuaian harga jagung pipil berdasarkan kadar airnya, sehingga petani memiliki gambaran mengenai hubungan antara kualitas hasil panen dan harga saat jagung dipasarkan.
Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan, khususnya dalam mendorong masyarakat agar semakin memahami aspek permodalan dan pemasaran hasil pertanian.
Menurutnya, pemahaman mengenai KUR dan Tabel Rafaksi dapat menjadi bekal bagi petani untuk mengembangkan usaha secara lebih terencana. Masyarakat diharapkan tidak hanya memiliki semangat untuk menanam jagung pakan, tetapi juga memahami kebutuhan modal, kualitas hasil panen, serta informasi harga yang berkaitan dengan kegiatan usaha mereka.
Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan wadah kelompok tani untuk saling bertukar informasi dan menyusun rencana pengembangan pertanian. Sebelum mengajukan pinjaman, petani perlu mempelajari persyaratan, ketentuan pembiayaan, serta kemampuan pengembalian agar modal yang diperoleh dapat digunakan secara bertanggung jawab.
Pengembangan pertanian jagung pakan diharapkan mampu mendukung ketersediaan bahan baku pakan ternak sekaligus membuka peluang peningkatan produktivitas dan pendapatan masyarakat. Dengan pengelolaan lahan yang baik serta perencanaan usaha yang matang, sektor pertanian di Kecamatan Babirik diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi ketahanan pangan daerah.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Polsek Babirik terus mendorong terjalinnya sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung program swasembada pangan. Edukasi mengenai akses permodalan dan Tabel Rafaksi diharapkan dapat menambah wawasan petani serta mendorong pengembangan budidaya jagung pakan secara berkelanjutan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
