Amuntai – Jajaran Polsek Babirik Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus berperan aktif dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan pertanian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 17 September 2026, mulai pukul 10.00 Wita hingga selesai, dengan menyasar masyarakat di desa-desa yang berada di wilayah Kecamatan Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Sosialisasi dan penyuluhan pertanian jagung tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap pengembangan sektor pertanian di wilayah hukum Polsek Babirik. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman serta motivasi untuk memanfaatkan potensi lahan yang tersedia secara produktif, khususnya melalui pengembangan tanaman jagung.
Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan langsung kepada masyarakat di sejumlah desa di Kecamatan Babirik. Penyampaian informasi secara langsung diharapkan dapat membuat edukasi mengenai pertanian lebih mudah diterima sekaligus membuka ruang komunikasi antara personel kepolisian dengan masyarakat mengenai berbagai kondisi dan perkembangan sektor pertanian di wilayah setempat.
Dalam pelaksanaannya, Aipda Zainudin, S.H. melaksanakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan dengan mengedepankan komunikasi yang humanis. Selain memberikan edukasi mengenai pertanian jagung, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk membangun kedekatan dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat di wilayah Kecamatan Babirik.
Pengembangan tanaman jagung diharapkan dapat menjadi salah satu bagian dari upaya masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. Pemanfaatan lahan secara produktif tidak hanya dapat membantu meningkatkan ketersediaan komoditas pertanian, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat apabila dikelola secara berkelanjutan.
Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa keterlibatan jajaran Polri dalam kegiatan penyuluhan pertanian merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah sekaligus upaya membangun sinergi dengan masyarakat.
“Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, termasuk dalam mendukung program ketahanan pangan. Melalui sosialisasi dan penyuluhan pertanian jagung, kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan potensi lahan yang tersedia secara produktif dan ikut berperan dalam mendukung swasembada pangan,” ujar IPTU Asep Hudzainur.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan bersama dari berbagai unsur, terutama masyarakat sebagai pelaksana kegiatan pertanian. Karena itu, komunikasi dan edukasi secara berkelanjutan dinilai penting untuk meningkatkan pemahaman serta mendorong partisipasi masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian.
Menurutnya, penyuluhan pertanian juga menjadi momentum untuk mengetahui secara langsung kondisi masyarakat, khususnya para petani, sehingga berbagai informasi mengenai kebutuhan maupun perkembangan pertanian dapat disampaikan dan dikoordinasikan dengan pihak terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing.
Polsek Babirik akan terus mendorong kegiatan yang dapat memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat sekaligus mendukung program-program pemerintah yang memberikan manfaat langsung kepada warga. Sosialisasi pertanian jagung diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mengembangkan potensi pertanian di Kecamatan Babirik.
“Harapan kami, masyarakat dapat terus bersemangat dalam mengembangkan pertanian dan memanfaatkan lahan secara produktif. Dengan sinergi antara masyarakat, pemerintah dan Polri, program ketahanan pangan dapat terus diperkuat sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung kemandirian pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” pungkas Kasi Humas Polres HSU.
